Menengok Dari Dekat Pelabuhan Perikanan Kesennuma Jepang

Menengok Dari Dekat Pelabuhan Perikanan Kesennuma Jepang - Pada pertengahan bulan September 2017 lalu, saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi salah satu pelabuhan perikanan yaitu Pelabuhan Kesennuma, tepatnya berada di wilayah Prefektur Miyagi, Jepang. Perjalanan dari Tokyo menggunakan Kereta Shinkansen Super Ekspres Hayate, dengan tujuan akhir Stasiun Morioka dengan jadwal keberangkatan tepat pukul 07.16 pagi.


Tidak sampai stasiun Morioka, saya turun di Stasiun Shinkansen Ichinoseki. Kemudian berpindah menggunakan kereta diesel menuju Stasiun Kesennuma. Dari Stasiun Ichinoseki menuju Stasiun Kesennuma, transportasi yang paling mudah adalah Kereta Api Diesel. Tiba di Stasiun Kesennuma pada pukul 11.47 siang, dan di jemput oleh orang Kantor. Tempat saya menginap untuk seminggu adalah di Hotel Pearl City, yang letaknya tepat di depan Stasiun Kesennuma. Namun karena waktu Check-In hotel baru bisa pukul 3 sore, maka saya diajak berkeliling ke area Pelabuhan Kesenuma (minato), tempat belanja (supa), kantor dimana saya akan mengikuti training selama seminggu.

Dari hotel saya menginap sampai ke Pelabuhan Perikanan Kesennuma dengan kendaraan mobil sekitar 10 menit. Pelabuhan kesennuma bersandar berbagai jenis kapal-kapal perikanan, seperti kapal Kinkai Maguro 119 ton, kapal Kinkai Maguro 19 ton, Kapal Enyou Maguro (bobot di atas 300 ton), kapal Sanma, kapal Makiami, kapal Katsuo Ippon Tsuri, kapal Tanker, kapal Feri (penyeberangan), kapal Pesiar, dan lain-lain.

Setelah musibah Tsunami pada bulan Maret 2011 silam, di Pelabuhan Kesennuma banyak dikerjakan proyek pembuatan tembok penahan Tsunami, pembangunan jalan dan jembatan, serta pembangunan pasar ikan (ichiba). Bukan hanya pembangunan area Pelabuhan, saat ini juga tengah dilakukan pembangunan, diantaranya pengerjaan proyek Tol Sendai hingga Kesennuma, pembangunan jalan raya khusus bus, dan lain sebagainya. Menengok Dari Dekat Pelabuhan Perikanan Kesennuma Jepang

0 Response to "Menengok Dari Dekat Pelabuhan Perikanan Kesennuma Jepang"