Syarat Kerja di Kapal Ikan Luar Negeri

Pengetahuan mengenai syarat-syarat untuk dapat bekerja di kapal ikan luar negeri sampai sekarang masih kurang. Seorang yang ingin bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di kapal ikan luar negeri harus melengkapi berbagai persyaratan dan kompetensi.

Salah satu kompetensinya yaitu harus memiliki sertifikasi Basic Safety Training (BST). BST harus dimiliki oleh setiap calon ABK yang akan bekerja di kapal, baik kapal ikan maupun niaga. BST merupakan pengetahuan dasar yang diberikan bagi para pelaut/ABK untuk menyelamatkan diri dari musibah di kapal, seperti kapal tenggelam, kebakaran kapal, pertolongan orang jatuh ke laut, dan sebagainya.

Konvensi ILO No.188 menuntut adanya Perjanjian Kerja Laut (PKL), jam istirahat minimum adalah 10 jam/hari atau 77 jam/minggu, dan pembayaran gaji awak kapal perikanan dibayarkan tiap bulan. Ada ribuan ABK Indonesia yang saat ini bekerja di atas kapal-kapal perikanan luar negeri, seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Spanyol yang semuanya perlu perlindungan.

Untuk mewujudkan tenaga kerja yang profesional di bidang perikanan khususnya dalam hal keselamatan, maka seluruh ABK yang bekerja di atas kapal diwajibkan untuk mengikuti pelatihan ketrampilan yang memenuhi persyaratan International Maritime Organisation (IMO), serta aturan-aturan lain yang ditetapkan Pemerintah.

Proses penenpatan awak kapal perikanan atau ABK kapal ikan luar negeri adalah sebagai berikut:
1. Penyeleksian dokumen-dokumen calon awak kapal, seperti:
a. Sertifikat Basic Safety Training (BST)
b. Buku pelaut yang masih berlaku
c. Paspor yang masih berlaku
d. KTP
e. Kartu Keluarga
f. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
g. Ijazah terakhir
h. Akte lahir
i. Surat izin orang tua yang belum menikah (bagi yang belum menikah)
j. Surat izin istri (bagi yang sudah menikah)
2. Berumur 18-35 tahun,
3. Tinggi badan dan berat badan ideal,
4.Lulus medical check up (MCU), yang terdiri dari pemeriksaan darah, air seni, rontgen, THT, penyakit dalam/tidak pernah patah tulang, tidak buta warna, epilepsi, bebas narkoba, dan HIV/AIDS)
5. Pengenalan alat tangkap ikan di kapal

Di tahap pemberangkatan, dokumen yang harus dipersiapkan adalah:
1. Pengajuan letter of Guarantee (LG) yang dikeluarkan oleh pengguna tenaga kerja di luar negeri,
2. Pengajuan paspor,
3. Pembuatan visa ke kedutaan besar negara yang dituju,
4. Pengurusan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN)yang diterbitkan gratis oleh BNP2TKI,
5. Dan terakhir pembelian tiket dan pemberangkatan

0 Response to "Syarat Kerja di Kapal Ikan Luar Negeri "